Monday, May 20, 2013

WAW... ADA TRIK DAHSYAT MENUMBUHKAN KREATIVITAS ANAK

Terkadang para orang tua kesal atau jengkel melihat anaknya NAKAL atau dengan kata lain susah diatur. Terkadang kesukaan anak selalu memainkan peran yang negatif, seperti kertas yang disobek-sobek, tembok yang dicoret-coret, mainan yang berhamburan disana-sini, dan lain sebagainya. Tindakan yang demikianlah yang membuat para orang tua kesal sehingga akhirnya anak dimarahi. Sebenarnya, di dunia pendidikan tidak ada istilah anak nakal, tetapi yang ada adalah anak kreatif. Kreatifitas tidak hanya bakat dalam bidang seni dan musik, akan tetapi meliputi cara berpikir kreatif dalam setiap bidang.

Eh, ternyata kreatifitas bukan tergantung pada IQ. Anak yang kreatif memiliki taraf kecerdasan yang tinggi, tetapi belum tentu memperoleh angka yang tinggi dalam tes IQ, terutama yang mengukur kemampuan akademis. Kreativitas anak merupakan proses pembelajaran yang terus menerus dan harus dilakukan sejak dini.

Ternyata, peran orang tua sangat penting dalam menemukan cara untuk meningkatkan kreativitas anak, kemampuan ini perlu dirangsang dan diberi pengarahan sejak bayi. Hal ini harus dilakukan karena kreativitas anak mulai meningkat sejak umur 3 tahun, mencapai puncaknya usia 4 sampai 4,5 tahun lalu menurun pada usia 5 tahun ketika anak masuk sekolah. Ini terjadi karena tekanan guru dan teman yang menuntut dia agar menyesuaikan diri. Berikut beberapa cara menumbuhkan kreativitas anak yang saya kutip dari Buku "Cara Mengembangkan Kreativitas Anak" oleh Reynold Bean.


  1. Beri kesempatan anak untuk menyampaikan perasaan, keinginan dan gagasannya tanpa mencela atau membuatnya malu.
  2. Hormatilah cara anak mengekspresikan kreativitasnya dengan memberikan pengakuan dan pujian terhadap  proses kreatif yang dilakukannya.
  3. Ciptakanlah lingkungan rumah yang kaya akan peluang mengekspresikan diri dengan menyediakan sumber daya seperti mainan, buku, benda bekas, ruang dan waktu untuk berkreativitas.
  4. Tanyakan terlebih dahulu pendapat atau penilaian anak terhadap hasil karyanya sebelum orang disekitarnya memberikan penilaian.
  5. Akui dan hargai hasil karya anak dengan membingkainya, menempel hasil karya dan bahkan memujinya.
  6. Hindarkan tindakan membanding-bandingkan anak dengan temannya, atau dengan kakak atau adiknya.
  7. Biarkan anak bermain dengan gembira. Karena bermain adalah wujud kreativitas bagi anak. Pada waktu bermain, anak akan merasa gembira dan pada saat itulah kreativitas akan mengalir deras.
Perlu diingat, bila hal tersebut di atas dilakukan sebaliknya, tentunya hal itu akan membunuh kreativitas anak. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang dewasa disekitar anak, maka selayaknya kita mengembangkan kreativitas anak kita dengan melakukan hal-hal tersebut di atas dengan sebaik mungkin.

Selamat Menjadi Orang Tua Dari Anak Yang CERDAS,,,,,
Salam Dahsyat,,,,

0 comments:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan sopan